WAYANG KULIT
Wayang kulit
adalah kebudayaan seni Tradisional asli Indonesia yang terutama berkembang di Pulau Jawa, wayang
bisa diartikan sebagai “ bayangan “. Wayang berasal dari kata 'Ma Hyang “. Wayang
kulit sering dipentaskan di acara-acara adat Jawa, didalam dunia yang semakin
maju,modern, kesenian wayang kulit sudah jarang sekali di pentaskan, mungkin
karena beberapa factor seperti sewa yang terlalu tinggi.
Wayang ini biasanya dimainkan oleh seorang
dalang dan di iringi nyanyian dan music-musik gamelan ( alat music khas Jawa )
dengan nama pengiringnya adalah Niyaga/Nayaga sering disebut juga Yaga.,sebagai
pemain gamelan. Niyaga juga bertugas mengiringi penyanyi yang disebut sinden.
Wayang biasanya menceritakan tentang kejadian perang jaman dahulu yaitu Cerita Mahabarata
dan Ramayana. Salah satunya dalam Ramayana menceritakan tentang Dewi Sinta
yaitu istri Rama yang di culik Rahwana. Sedang dalam Mahabarata menceritakan
antara keluarga Pandawa dan Kurawa.
Wayang kulit
biasanya di buat dari kulit sapi dan kambing atau kulit kerbau ada juga dari
kulit manusia, tapi jarang dan tak biasa. Kulit kerbau harganya lebih mahal
daripada kulit sapi dan kambing. Karena kulit kerbau hasilnya lebih tebal dan
awet sehingga harga juga lebih mahal.
Dalam Pembuatannya
membutuhkan waktu yang cukup lama. Cara membuat wayang kulit adalah dengan
mementang kulit sapi/kambing dan di jemur dengan jangka waktu bias berhari-hari
sampai kulit sapi/kambing tadi kering, baru bulunya dikeruk, lalu di gulung. Melalui
dua tahap proses pembuatan :
1.
Menatah.
Menatah adalah memberi lubang atau membuat pola pada
kulit, sapi/kambing. setelah pola selesai di buat baru dilakukan penatahan
dengan tatah khusus membuat wayang
kulit. Waktu pembuatan cukup memakan
waktu. Karena menatah membutuhkan keahlian dan kesabaran. Dalam membuat satu
wayang kulit atau satu tokoh wayang kulit bisa memerlukan waktu satu minggu.
2.
Menyungging.
Setelah selesai di tatah lalu di sungging. Menyungging
adalah cara member warna pada wayang kulit tadi. Sebelum di beri warna kulit
tersebut harus di beri warna dasar yaitu warna putih ( cat Paragon ) agar warna
dapat menyatu dan merata. Mewarnai wayang kulit ini tidak asal mewarnai, karena
mewarnai ini harus dengan gradasi warna yang tepat. Setelah semua selesai
wayang siap di beri cagak yang bias terbuat adri bamboo yang di belah atau bias
dari penyu yang ditipiskan. Biasanya wayang kulit ini akan dii pentaskan pada
acara-acara prnikahan atau acara upacara tertentu.
Pementasan wayang kulit ini biasa
dilakukan malam hari,dilakukan sewengi natas atau semalam suntuk. Dari jam 21.00
sd 4.30 Wib atau subuh hari.
Kelompok Kelas XI TKJ
:
1.
Bayu Pamungkas No.004
2.
Danang Elmiyanto No.006
3.
Raishal Nur.N No
008
4.
Indri.S No.009
5.
Inggrit Pangestu No.010
No comments:
Post a Comment