IKLAS
Kalimat itu begitu mudah di ucapkan tanpa rasa apa-apa. Tapi tahukah makna iklas sesungguhnya, iklas itu bukan cuman sekedar ucapan di bibir, di kalimat,di kata-kata yang orang lain perlu tahu kalau kita iklas menjalaninya,melakukannya.Bahkan tanpa sadar kita selalu mengulang dan mengucap,menulis,mengatakan kalau kita iklas,kita rela melakukannya tanpa pamrih. benarkah kita iklas lahir batin, benarkah kita iklas sejujurnya.
Mari kita buka-buka arti kalimat iklas. Iklas itu rela,sanggup, tanpa pamrih, tanpa keinginan mendapatkan pujian, tanpa keinginan mendapatkan komentar. Iklas adalah apa yang kita lakukan tanpa berpikir,kita lakukan apa adanya tanpa penilaian apakah yang kita lakukan benar atau salah, apakah yang kita lakukan untung atau tidak. Kita melakukan apa adanya. Kita melakaukan tanpa skenario, kita lakukan bukan untuk mendapatkan sesuatu.
Benarkah kita sudah melakukan iklas itu didalam diri kita.banyak orang bilang saya rela mengabdi,saya rela menjalani profesi,saya tak berpamrih,saya berjuang demi...dan tiap saat mereka ulan-ulang terus sampai yang baca, yang mendengar jenuh dengan kalimat yang di ucapkan berkali-kali tapi dia tetep saja mengeluh kurang ini,kurang itu akhirnya marah begitu apa yang di harapkan tak tercapai. Dimana iklasnya, dimana kerelaannya,dimana tanpa pamrihnya ??!
Memang mudah sekali lidah itu mengucap kalimat iklas, tangan menulis kalimat iklas. Tapi sebenarnya kita belum memahami apakah iklas itu yang sesungguhnya.
Adakah ilmu iklas yang bisa kita pelajari ?
Tentu saja ilmu iklas ada, tapi penerapan iklas tidak bisa kita dapat dari ilmu iklas. Iklas itu datang dari diri kita sendiri,dari hati kita yang tanpa keinginan untuk mendapatkan sesuatu. Kita jalani apa adanya, kita lakukan apa adanya, tanpa mengharapkan pujian,tanpa mengharapkan imbalan apa yang telah kita lakukan. Walau itu pemberian,anugerah dari Tuhan sekalipun, kita tak berharap. Kita jalani dapat pahala atau tidak kita tak perlu memikirkannya. Kita jalani tanpa pikiran apakah kita akan dapat balasan dari mana saja. Kita lakukan saja.
By. Wawan 280117
No comments:
Post a Comment